Serabi Notosuman, yang dalam perkembangannya disajikan dengan cara digulung pakai daun pisang. Kini beberapa penjual berinovasi dengan memakai alas kertas serabi dari produk asli Indonesia dalam artikel ini.
Baik kertas ini dan daun pisang, keduanya sama-sama aman saat bersentuhan langsung dengan permukaan serabi sekaligus membantu mempertahankan bentuk gulungan ketika makanan dikemas.
Mengapa Serabi yang Digulung Membutuhkan Alas yang Tepat?
Serabi Notosuman memiliki karakter penyajian yang berbeda dengan serabi berkuah. Serabi Notosuman menggunakan bahan antara lain tepung beras dan santan, kemudian serabi yang telah matang digulung dan dibungkus menggunakan daun pisang.
Bentuk gulungan membuat material alas langsung bersentuhan dengan sebagian besar permukaan serabi. Karena itu, pemilihan material tidak sebaiknya hanya mempertimbangkan tampilan, tetapi juga kesesuaiannya untuk kontak langsung dengan makanan.
Untuk bisnis serabi, kebutuhan tersebut semakin penting ketika produksi dilakukan dalam jumlah banyak. Setiap serabi perlu mendapatkan alas sebelum digulung, disusun, lalu dimasukkan ke dalam kotak takeaway.
Daun pisang dapat tetap digunakan untuk mempertahankan karakter penyajian tradisional. Namun, pelaku usaha juga dapat membutuhkan alternatif material yang lebih praktis, berbentuk lembaran, dan siap disesuaikan dengan ukuran serabi.
Di sinilah alas kertas serabi berbahan food grade dapat menjadi pilihan untuk mendukung proses pengemasan.
Kriteria Alas Kertas yang Cocok untuk Serabi
Karena digunakan untuk mengalas sekaligus membantu menggulung serabi, tidak semua jenis kertas cocok digunakan. Ada beberapa karakter yang sebaiknya diperhatikan oleh pelaku usaha.
Food Grade untuk Kontak Langsung dengan Serabi
Ini menjadi salah satu pertimbangan terpenting.
Permukaan kertas akan langsung bersentuhan dengan serabi. Karena itu, material yang digunakan harus memang sesuai untuk kebutuhan makanan.
Menggunakan kertas food grade memberikan kepastian bahwa produk tersebut diperuntukkan bagi aplikasi yang bersentuhan dengan pangan.
Praktis Digunakan sebagai Alas Gulungan
Untuk usaha dengan volume produksi tinggi, kepraktisan material dapat membantu proses pengemasan.
Kertas berbentuk lembaran dapat disiapkan sesuai ukuran serabi, kemudian digunakan sebagai alas sebelum makanan digulung.
Hal ini memberikan alternatif bagi bisnis yang membutuhkan material pendukung packaging dengan bentuk dan ukuran yang lebih konsisten untuk operasional sehari-hari.
Cukup Kuat untuk Membantu Membungkus Serabi
Kertas tidak hanya berada di bawah makanan, tetapi juga dapat mengikuti bentuk gulungan serabi.
Karena itu, material perlu memiliki kekuatan yang cukup agar tetap nyaman digunakan ketika dilipat atau digulung bersama makanan.
Memiliki Perlindungan terhadap Kelembapan
Serabi Solo memiliki tekstur lembut dan menggunakan santan sebagai salah satu bahan pembuatannya.
Karena bersentuhan langsung dengan makanan, kertas juga sebaiknya memiliki perlindungan yang membantu menghadapi kelembapan dari serabi selama proses pengemasan.
Kertas Nasi Cap Gajah sebagai Alternatif Alas Daun Pisang untuk Serabi
Daun pisang memiliki nilai tersendiri dalam penyajian serabi tradisional dan tetap dapat digunakan bagi bisnis yang ingin mempertahankan karakter tersebut.
Namun, bagi pelaku usaha yang membutuhkan alternatif, Kertas Nasi Cap Gajah dapat digunakan sebagai alas kertas serabi untuk varian serabi Solo tanpa kuah yang disajikan dengan cara digulung.
Kertas dapat ditempatkan pada bagian bawah serabi setelah matang. Setelah itu, serabi bersama kertas dapat digulung sesuai kebutuhan penyajian sebelum dimasukkan ke dalam kotak atau packaging takeaway.
Keunggulan utamanya terletak pada karakter 100% food grade sehingga aman untuk kontak langsung dengan makanan.
Dengan demikian, pelaku usaha mendapatkan alternatif berbasis kertas yang tetap memperhatikan salah satu kebutuhan terpenting dalam penyajian serabi, yaitu keamanan material yang langsung bersentuhan dengan produk.
Keunggulan Kertas Nasi Cap Gajah untuk Serabi
100% Food Grade untuk Kontak Langsung dengan Makanan
Serabi yang digulung membuat alas berada dalam kontak langsung dengan makanan dalam waktu tertentu.
Karena itu, tidak tepat menggunakan sembarang jenis kertas hanya karena bentuknya sesuai atau mudah dilipat.
Kertas Nasi Cap Gajah memiliki karakter 100% food grade, sehingga aman digunakan untuk bersentuhan langsung dengan makanan.
Keunggulan ini menjadikan Kertas Nasi Cap Gajah relevan sebagai alternatif alas untuk serabi Solo tanpa kuah yang membutuhkan material pendukung dalam proses menggulung dan mengemas makanan.
Alternatif Praktis Selain Daun Pisang
Daun pisang telah lama menjadi bagian dari penyajian berbagai jajanan tradisional, termasuk Serabi Notosuman yang dikenal dengan penyajian digulung dan dibungkus daun pisang.
Kertas Nasi Cap Gajah tidak perlu diposisikan untuk menghilangkan karakter tradisional tersebut. Sebaliknya, produk ini dapat menjadi alternatif bagi pelaku bisnis serabi yang membutuhkan pilihan material lain untuk operasional.
Lembaran kertas dapat disesuaikan dengan ukuran makanan dan digunakan secara konsisten untuk mengalas serabi sebelum digulung.
Hal ini membuat pelaku usaha mempunyai pilihan antara mempertahankan penggunaan daun pisang atau menggunakan alas berbasis kertas sesuai dengan kebutuhan bisnis dan konsep packaging masing-masing.
Praktis untuk Serabi yang Disajikan dengan Cara Digulung
Cara penyajian serabi Solo yang digulung membutuhkan material yang dapat mengikuti bentuk makanan.
Kertas Nasi Cap Gajah dapat digunakan sebagai alas sebelum proses menggulung sehingga makanan tidak langsung bersentuhan dengan packaging luar.
Setelah digulung, serabi dapat disusun di dalam kotak sesuai jumlah pesanan.
Penggunaan tersebut membuat Kertas Nasi Cap Gajah relevan untuk penjualan takeaway, oleh-oleh, maupun pesanan dalam jumlah banyak.
Laminasi Kuat untuk Menghadapi Kelembapan Serabi
Selain food grade, Kertas Nasi Cap Gajah juga memiliki lapisan laminasi kuat.
Lapisan tersebut membantu kertas menghadapi kelembapan dari makanan selama digunakan sebagai alas.
Karakter ini menjadi nilai tambah untuk serabi yang memiliki tekstur lembut, terutama ketika produk baru selesai dimasak dan kemudian dipersiapkan untuk dikemas.
Membantu Memisahkan Serabi dari Packaging Utama
Penggunaan alas juga memberikan lapisan antara makanan dengan kotak packaging.
Serabi tidak perlu langsung ditempatkan pada permukaan karton atau paper box karena terdapat Kertas Nasi Cap Gajah sebagai pembatas yang memang food grade untuk kontak dengan makanan.
Fungsi ini semakin relevan ketika beberapa serabi akan disusun bersama dalam satu kotak untuk kebutuhan takeaway maupun oleh-oleh.
Halal untuk Mendukung Kebutuhan Bisnis Kuliner
Kertas Nasi Cap Gajah juga memiliki keunggulan halal.
Aspek ini dapat menjadi nilai tambah bagi pelaku bisnis kuliner yang ingin lebih memperhatikan material pendukung yang digunakan dalam proses penyajian dan pengemasan makanannya.
Oxo-Biodegradable sebagai Nilai Tambah
Selain food grade dan praktis digunakan sebagai alas, Kertas Nasi Cap Gajah juga memiliki karakter oxo-biodegradable.
Keunggulan tersebut memberikan nilai tambah bagi bisnis yang mulai mempertimbangkan karakter material kemasan yang digunakan untuk kegiatan operasional sehari-hari.
Pilih yang Anti Rembes, Pilih “Cap Gajah”
Baik onde-onde atau jajanan tradisional lainnya harus pakai Cap Gajah karena kertas pembungkus inilah yang satu-satunya punya kekuatan laminasi yang luar biasa.

Untuk hasil yang optimal maka dapatkanlah langsung di toko online resminya di tombol bawah ini.