Kertas minyak warung gorengan menjadi salah satu kebutuhan penting bagi penjual tahu goreng, tempe, bakwan, risoles, pastel, pisang goreng, hingga berbagai jajanan yang dimasak dengan minyak.
Setelah diangkat dari penggorengan, makanan biasanya masih menyisakan minyak pada permukaannya sehingga pembungkus yang digunakan perlu memiliki karakteristik yang sesuai. Jika menggunakan kertas biasa, minyak dapat lebih mudah merembes dan membuat bagian luar kemasan terasa basah atau kurang nyaman ketika dipegang pelanggan.
Karena itu, pemilik warung gorengan sebaiknya memilih kertas yang tidak hanya praktis, tetapi juga memang diperuntukkan bagi makanan seperti miliknya “Cap Gajah” yang ada dalam artikel ini.
Apa yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Kertas Minyak Warung Gorengan?
Tidak semua kertas memiliki ketahanan dan fungsi yang sama. Sebelum menentukan produk untuk digunakan setiap hari, ada beberapa karakteristik yang dapat diperhatikan.
1. Membantu Menahan Rembesan Minyak
Ini menjadi salah satu hal utama dalam memilih kertas minyak warung gorengan.
Tahu, tempe, bakwan, pisang goreng, maupun makanan lainnya dapat menyisakan minyak pada permukaan setelah digoreng.
Kertas minyak untuk gorengan dengan lapisan yang sesuai dapat membantu menahan minyak agar tidak mudah menembus hingga ke sisi luar pembungkus.
Perlu dipahami bahwa fungsi tersebut bukan berarti kertas menyerap seluruh minyak dari makanan, melainkan membantu mengurangi rembesan menuju permukaan luar kemasan.
2. Aman untuk Kontak Langsung dengan Makanan
Gorengan umumnya langsung ditempatkan di atas atau dibungkus menggunakan kertas.
Karena bersentuhan langsung dengan makanan, pelaku usaha sebaiknya memastikan kertas minyak warung gorengan yang digunakan memiliki standar food grade.
Kertas yang memang diperuntukkan bagi makanan memberikan pilihan yang lebih tepat dibanding menggunakan jenis kertas umum yang belum tentu dirancang untuk kontak pangan.
3. Cukup Kuat Saat Terkena Minyak
Kertas yang terlalu mudah lembek dapat menjadi kurang nyaman digunakan ketika membungkus gorengan.
Karena itu, struktur kertas minyak untuk gorengan perlu mempertahankan ketahanannya terhadap rembesan minyak.
Kertas Biasa atau Kertas Berlaminasi untuk Membungkus Gorengan?
Secara tampilan, beberapa jenis kertas mungkin terlihat dapat digunakan untuk membungkus gorengan. Namun, kemampuan setiap produk dalam menghadapi minyak belum tentu sama.
Kertas biasa umumnya tidak memiliki lapisan khusus untuk membantu menahan rembesan. Ketika bersentuhan dengan gorengan yang masih berminyak, bagian kertas dapat lebih cepat terlihat basah atau kehilangan kekuatannya.
Sebaliknya, kertas minyak warung gorengan terkandung laminasi yang membantu mengurangi minyak menembus menuju bagian luar.
Karakter ini dapat menjadi pertimbangan bagi penjual gorengan karena produk biasanya dibungkus ketika masih hangat dan belum sepenuhnya kehilangan minyak di permukaannya.
Penggunaan kertas berlaminasi juga dapat membantu membuat pembungkus terasa lebih nyaman ketika dipegang pelanggan.
Karena itu, sebelum memilih kertas minyak warung gorengan, pelaku usaha sebaiknya tidak hanya membandingkan harga, tetapi juga melihat fungsi lapisan serta peruntukan produk.
Kertas Nasi Cap Gajah untuk Warung Gorengan
Bagi pemilik usaha yang membutuhkan kertas untuk membungkus atau menyajikan gorengan, Kertas Nasi Cap Gajah dapat menjadi salah satu pilihan.
Cap Gajah dirancang untuk berbagai kebutuhan makanan dan memiliki beberapa karakteristik yang relevan bagi usaha gorengan, antara lain:
- 100% food grade;
- laminasi teruji sangat kuat*;
- pasti tidak rembes;
- ukuran pas untuk segala jenis makanan*;
- menggunakan oxo-biodegradable catalyst agar tidak menjadi sampah yang merusak ekosistem.
Karakter tersebut membuat kertas minyak warung gorengan Cap Gajah dapat digunakan untuk:
- tahu goreng;
- tempe goreng;
- bakwan;
- risoles;
- pastel;
- pisang goreng;
- singkong goreng;
- cireng;
- lumpia;
- hingga berbagai jajanan goreng lainnya.
Dengan menggunakan kertas yang sesuai, pedagang dapat membantu mengurangi rembesan minyak menuju bagian luar kemasan sekaligus menjaga proses pembungkusan tetap praktis.
Sesuaikan Kertas dengan Jenis Gorengan yang Dijual
Setiap warung memiliki menu yang berbeda. Karena itu, pilihan kertas juga dapat menyesuaikan karakter dagangan.
Untuk gorengan berukuran kecil seperti tahu, tempe, bakwan, atau risoles, LMG dapat digunakan sebagai alas maupun pembungkus sesuai kebutuhan.
Sementara itu, makanan berukuran lebih besar atau menu yang dikombinasikan dengan nasi dan lauk dapat membutuhkan bidang pembungkus yang lebih luas.
Perhatikan pula apakah mayoritas pelanggan makan langsung di tempat atau membawa makanan pulang.
Untuk pesanan takeaway, ketahanan terhadap minyak menjadi pertimbangan penting karena makanan berada di dalam pembungkus selama perjalanan.
Jika warung menjual beberapa kategori makanan sekaligus, penggunaan lebih dari satu jenis kertas juga dapat dipertimbangkan agar setiap menu mendapatkan pembungkus yang sesuai.
Kertas Minyak Cap Gajah Siap Mendukung Usaha Gorengan
Ingat, LMG Cap Gajah dapat digunakan sebagai pembungkus maupun alas untuk tahu, tempe, bakwan, risoles, pastel, dan berbagai gorengan lainnya. Sementara itu, LWK Cap Gajah dapat dipertimbangkan untuk menu yang membutuhkan bidang pembungkus lebih luas.
Kedua jenis kertas minyak warung gorengan itu bisa didapatkan dengan harga sangat terjangkau dan 100% original cukup dengan klik tombol bawah ini.