Mencari kertas nasi anti tembus minyak menjadi salah satu pertimbangan bagi pelaku usaha yang menjual nasi dengan lauk berminyak, gorengan, sambal, maupun makanan berbumbu. Minyak yang merembes hingga bagian luar pembungkus dapat membuat kemasan terasa kurang nyaman ketika dipegang. Karena itu, jenis dan lapisan kertas perlu diperhatikan sebelum menentukan produk untuk kebutuhan usaha.
Tidak semua makanan memiliki kadar minyak yang sama. Namun, untuk bisnis kuliner yang banyak menjual makanan goreng atau berbumbu, kemampuan kertas dalam membantu menahan minyak dapat menjadi salah satu faktor penting saat memilih kemasan.
Kenapa Minyak Bisa Merembes dari Kertas Nasi?
Nasi bukan sumber utama minyak, tetapi lauk yang disajikan bersamanya dapat menghasilkan minyak cukup banyak. Ayam goreng, ikan goreng, sambal, tumisan, hingga berbagai makanan berbumbu dapat membuat permukaan pembungkus terkena minyak.
Lalu, bagaimana bisa minyak di lauk-pauk tersebut membuat kertas nasi merembes? Jawabannya karena kertas nasi yang Anda pakai tidak menggunakan laminasi terbaik.
Laminasi adalah alas transparan yang berbentuk mengkilap. Adanya laminasi ini untuk menahan makanan berminyak tidak merusak material utama kertas bungkus.
Hanya ada satu merk kertas bungkus Indonesia yang pakai laminasi terkuat. Jawabannya ada di pembahasan bawah ini.
Cari Kertas Nasi Anti Minyak? Perhatikan Lapisannya
Saat mencari kertas nasi untuk makanan berminyak, jangan hanya mempertimbangkan ketebalan kertas. Keberadaan lapisan pada kertas juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan.
Lapisan tersebut dapat membantu memberikan penghalang antara minyak dari makanan dan material kertas sehingga risiko rembesan ke bagian luar dapat dikurangi.
Selain kemampuan membantu menahan minyak, pelaku usaha juga dapat mempertimbangkan beberapa hal berikut:
- Memiliki lapisan yang membantu menahan minyak.
- Lentur sehingga mudah dilipat-lipat sesuai kebutuhan
- Tersedia dalam ukuran yang sesuai dengan porsi makanan.
- Food Grade
- Pakai Oxo Biodegradbale Catalyst
Baca Juga: Kemasan Produk Makanan yang Pakai Oxo Biodegradable Catalyst
Dengan mempertimbangkan karakter tersebut, pemilik usaha dapat memilih kertas berdasarkan kebutuhan makanan yang dijual, bukan hanya berdasarkan harga.
LWK Cap Gajah untuk Makanan Berminyak

Salah satu produk yang dapat dipertimbangkan adalah LWK (Laminated Wrapping Kraft) Cap Gajah.
LWK merupakan kertas pembungkus makanan berwarna coklat dengan lapisan laminasi. Lapisan tersebut membantu menahan minyak sehingga dapat mengurangi risiko rembesan ke bagian luar kertas.
Karakter ini membuat LWK Cap Gajah relevan untuk berbagai sajian seperti nasi dengan ayam goreng, nasi uduk, nasi kuning, nasi goreng, ayam penyet, maupun makanan lain yang menggunakan lauk berminyak atau berbumbu.
Tampilan coklatnya juga familiar digunakan sebagai pembungkus nasi sehingga dapat diterapkan untuk berbagai jenis usaha kuliner, mulai dari warung makan hingga katering dan bisnis takeaway.
LMG Cap Gajah untuk Pilihan Kertas Nasi Putih


Selain LWK, Cap Gajah juga memiliki LMG (Laminated Machine Glazed) dengan tampilan berwarna putih.
LMG dapat menjadi pilihan bagi usaha yang membutuhkan kertas pembungkus makanan dengan tampilan lebih netral. Kertas ini dapat digunakan sebagai pembungkus maupun alas makanan sesuai kebutuhan penyajian.
Pilih Kertas Cap Gajah Sesuai Kebutuhan Usaha
Masalah minyak pada kemasan tidak hanya berkaitan dengan tampilan. Pembungkus yang cepat berminyak hingga bagian luar juga dapat membuat makanan kurang nyaman ketika dibawa pelanggan.
Karena itu, bagi pelaku bisnis yang sedang mencari kertas nasi anti tembus minyak, Cap Gajah dapat dipertimbangkan sebagai pilihan kertas pembungkus makanan dengan lapisan yang membantu menahan minyak dan mengurangi risiko rembesan.
Pilih LWK Cap Gajah untuk tampilan kertas coklat atau LMG untuk tampilan putih sesuai kebutuhan kemasan bisnis Anda.
Untuk kebutuhan usaha dalam jumlah besar, hubungi tim sales atau distributor Cap Gajah untuk mendapatkan informasi produk dan pemesanan.