Memilih kertas minyak anti tembus menjadi pertimbangan penting bagi usaha kuliner yang menjual gorengan, nasi dengan lauk berminyak, roti, hingga berbagai makanan berbumbu. Minyak yang merembes hingga bagian luar kertas dapat membuat kemasan terasa kurang nyaman ketika dipegang pelanggan. Karena itu, pelaku usaha perlu memperhatikan jenis serta lapisan kertas sebelum menentukan produk yang digunakan untuk membungkus makanan.
Kebutuhan ini semakin penting untuk bisnis takeaway. Makanan dapat berada di dalam kemasan selama beberapa waktu sebelum dikonsumsi sehingga minyak dari makanan akan bersentuhan dengan kertas lebih lama.
Kenapa Minyak Bisa Merembes ke Bagian Luar Kertas?
Kadar minyak setiap makanan berbeda. Gorengan seperti ayam, pisang goreng, dan roti goreng dapat menyisakan minyak setelah proses memasak. Sementara itu, makanan seperti nasi goreng, ayam penyet, dan nasi dengan berbagai lauk juga dapat mengandung minyak dari bumbu maupun sambal.
Saat makanan bersentuhan dengan kertas, minyak dapat terserap oleh material tersebut. Jika jenis kertas minyak anti tembus yang dipakai kurang sesuai untuk makanan berminyak, noda minyak dapat lebih cepat terlihat hingga bagian luarnya.
Itulah mengapa pelaku usaha sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan ukuran dan harga ketika membeli kertas pembungkus makanan.
Kertas Minyak Anti Tembus Perlu Memiliki Lapisan yang Sesuai
Ketika mencari kertas minyak anti tembus , ketebalan bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Keberadaan lapisan pada kertas juga dapat menjadi pertimbangan.
Lapisan dapat membantu memberikan penghalang antara minyak dari makanan dengan material kertas sehingga risiko minyak merembes ke bagian luar dapat dikurangi.
Selain itu, beberapa karakter berikut dapat menjadi pertimbangan sebelum membeli:
- Pilih ukuran yang sesuai kebutuhannya
- Pilih yang isinya banyak (100-250 lembar per pack)
- Disertai laminasi terkuat dikelasnya
- Terbuat dari material yang ramah lingkungan
- Menggunakan teknologi Oxo Biodegradable Catalyst*
Baca Juga: Kertas Food Grade untuk Bungkus dan Pembungkus Makanan Terbaik
Dengan memilih kertas minyak anti tembus , para pedagang dapat menentukan kertas yang lebih sesuai untuk operasional sehari-hari.
1. LWK “Cap Gajah” untuk Makanan Berminyak

Salah satu produk kertas minyak anti tembus yang dapat dipertimbangkan Laminated Wrapping Kraft Cap Gajah. LWK merupakan kertas pembungkus makanan berwarna coklat dengan lapisan laminasi. Lapisan tersebut membantu menahan minyak dan mengurangi risiko rembesan ke bagian luar kertas.
Karakter tersebut membuat LWK Cap Gajah relevan untuk berbagai makanan berminyak, mulai dari nasi dengan lauk gorengan, ayam penyet, nasi goreng, pisang goreng, roti goreng, hingga berbagai jenis street food.
2. LMG “Cap Gajah” untuk Makanan Berukuran Kecil


Jika membutuhkan kertas minyak anti tembus untuk bungkus makanan yang ukurannya kecil, maka pertimbangkanlah LMG sebagai kertas minyak anti tembus untuk makanan.
LMG dapat digunakan sebagai pembungkus maupun alas untuk berbagai kebutuhan makanan.
Pemilihan antara LWK dan LMG dapat disesuaikan dengan jenis makanan, ukuran porsi, konsep kemasan, serta cara produk diberikan kepada pelanggan.
Pilih Kertas Cap Gajah untuk Kebutuhan Usaha
Kemampuan membantu menahan minyak menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika memilih kertas untuk bisnis kuliner. Terutama jika menu yang dijual didominasi gorengan atau makanan berbumbu dan berminyak. Maka dari itu Cap Gajah dapat dipertimbangkan sebagai pilihan kertas pembungkus makanan dengan lapisan yang membantu menahan minyak serta mengurangi risiko rembesan. Pilih LWK Cap Gajah untuk tampilan kertas coklat atau LMG untuk tampilan putih sesuai kebutuhan bisnis Anda.
Hubungi tim sales atau distributor Cap Gajah untuk mendapatkan informasi produk dan pemesanan.