Ini Nama Kertas Bungkus Makanan yang Paling Dibutuhkan

Ada dua jenis kertas bungkus makanan yaitu LWK dan LMG. Keduanya berbeda ukuran, fungsi dan warnanya.

Kedua jenis kertas pembungkus makanan itu wajib diketahui selengkapnya, terutama untuk Anda yang punya usaha kuliner. Dengan mengetahuinya maka Anda sudah melakukan cara yang dapat meng-efisiensi pengeluaran karena salah pakai kertas.

Berikut ini penjelasan selengkapnya

Mengapa Kertas Bungkus Makanan Banyak Digunakan?

Penggunaan kertas bungkus dalam industri kuliner sudah menjadi bagian dari aktivitas pengemasan sehari-hari. Salah satu alasan utamanya adalah kemudahan penggunaan, terutama untuk makanan yang disajikan dalam bentuk bungkus.

Kertas berbentuk lembaran dapat dilipat mengikuti ukuran makanan sehingga memudahkan pedagang menyiapkan pesanan dalam waktu relatif singkat.

Bagi usaha nasi bungkus, misalnya, penggunaan kertas membantu mengemas nasi dan lauk dalam satu kemasan yang praktis dibawa pelanggan.

Selain itu, kertas pembungkus tersedia dalam berbagai bahan, ukuran, dan karakteristik. Hal ini memungkinkan pelaku usaha menyesuaikan pilihan dengan jenis makanan yang dijual.

Dari sisi operasional, penggunaan kertas juga dapat membantu menjaga konsistensi proses pengemasan, terutama apabila usaha memiliki standar ukuran dan teknik lipatan tertentu.

Meski demikian, kertas yang digunakan harus sesuai untuk kontak dengan makanan. Tidak semua kertas kemasan umum dapat langsung digunakan sebagai pembungkus pangan.

Karena itu, pemilihan produk perlu mempertimbangkan fungsi, keamanan, dan kondisi penggunaannya.

Fungsi Kertas Bungkus Makanan dalam Usaha Kuliner

Kertas bungkus makanan memiliki beberapa fungsi yang berkaitan dengan pengemasan, penyajian, dan kenyamanan pelanggan.

Membantu Proses Pengemasan

Fungsi utama kertas pembungkus adalah membantu mengemas makanan agar lebih mudah diserahkan kepada pelanggan.

Untuk usaha dengan volume pesanan tinggi, kertas yang mudah dilipat dapat mendukung proses pelayanan yang lebih cepat.

Menjaga Kerapian Tampilan Makanan

Pembungkus yang sesuai membantu makanan tetap tertata selama proses pengemasan.

Hal ini penting bagi usaha takeaway karena pelanggan biasanya menilai kualitas pelayanan sejak menerima kemasan.

Mengurangi Risiko Rembesan Minyak

Beberapa jenis kertas memiliki karakteristik yang membantu menghambat penetrasi minyak.

Namun, kemampuan tersebut bergantung pada spesifikasi produk. Tidak semua kertas pembungkus dapat menahan minyak dalam tingkat yang sama.

Jenis Kertas Bungkus dan Kegunaannya

Dalam dunia usaha kuliner, jenis kertas bungkus dan kegunaannya menjadi salah satu perlengkapan penting yang digunakan untuk mengemas berbagai jenis makanan, mulai dari nasi bungkus, nasi campur, hingga aneka lauk-pauk. Penggunaan kertas pembungkus membantu pedagang menyajikan makanan secara lebih praktis, rapi, dan mudah dibawa oleh pelanggan. Di antara berbagai pilihan yang tersedia, dua jenis kertas bungkus yang umum digunakan untuk kebutuhan makanan adalah LWK (kertas nasi coklat) dan LMG (kertas nasi putih). Kedua jenis ini dapat ditemukan dalam pilihan produk Kertas Nasi Cap Gajah dari PT Suparma Tbk, yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pengemasan makanan bagi pedagang kuliner.

1. LWK (Kertas Nasi Coklat)

kertas bungkus coklat merek cap gajah

LWK merupakan jenis kertas bungkus berwarna coklat yang banyak dikenal sebagai pilihan pembungkus makanan, khususnya untuk kebutuhan nasi dan lauk-pauk. Jenis kertas ini dapat digunakan oleh berbagai pelaku usaha kuliner, mulai dari pedagang nasi bungkus, warung makan, rumah makan Padang, hingga usaha katering.

Salah satu karakteristik utama LWK adalah warna coklatnya yang memberikan tampilan khas pada kemasan makanan tradisional. Penggunaan kertas bungkus LWK juga dapat disesuaikan dengan berbagai teknik lipatan, seperti lipatan amplop untuk nasi bungkus atau lipatan sederhana untuk membungkus lauk.

Bagi pedagang dengan jumlah pesanan tinggi, pemilihan ukuran LWK yang sesuai dapat membantu mempercepat proses pengemasan sekaligus mengurangi penggunaan material secara berlebihan. Kertas Nasi Cap Gajah LWK dapat menjadi pilihan bagi pelaku usaha yang membutuhkan kertas bungkus coklat untuk aktivitas penjualan sehari-hari.

2. LMG (Kertas Nasi Putih)

kertas bungkus putih kemasan coklat cap gahag

kertas bungkus putih kemasan hujau muda merek cap gajah

LMG merupakan jenis kertas bungkus makanan berwarna putih yang juga umum dikenal dalam kebutuhan pengemasan kuliner. Kertas ini dapat menjadi alternatif bagi pedagang yang menginginkan tampilan pembungkus lebih bersih dan sederhana secara visual.

Penggunaan LMG dapat dipertimbangkan untuk berbagai kebutuhan, seperti membungkus nasi, lauk-pauk, dan makanan siap saji lainnya sesuai spesifikasi produk. Warna putihnya juga memberikan tampilan kemasan yang netral sehingga mudah disesuaikan dengan konsep penyajian makanan.

Bagi usaha kuliner, Kertas Nasi Cap Gajah LMG dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan kertas bungkus putih yang digunakan secara rutin.

Pilih LWK atau LMG untuk Usaha Kuliner?

Baik LWK maupun LMG memiliki fungsi utama sebagai kertas pembungkus makanan. Perbedaan yang paling mudah dikenali adalah warna kertasnya, yaitu coklat pada LWK dan putih pada LMG. Pemilihan keduanya dapat disesuaikan dengan preferensi tampilan kemasan, jenis makanan, ukuran porsi, dan kebutuhan operasional.

Dengan menyediakan kedua pilihan tersebut, Kertas Nasi Cap Gajah dapat menjadi alternatif bagi pedagang kuliner yang mencari kertas bungkus untuk menunjang aktivitas usaha. Untuk mengetahui ukuran, spesifikasi, dan ketersediaan produk, pelaku usaha dapat menghubungi distributor atau tim sales resmi Cap Gajah.

Makanan Apa Saja yang Bisa Menggunakan Kertas Bungkus

Dalam industri kuliner, pemilihan kertas bungkus makanan perlu mempertimbangkan jenis-jenis makanan yang bisa dibugkus pakai kertas ini, diantaranya:

1. Kertas Bungkus untuk Nasi dan Lauk

Usaha nasi bungkus membutuhkan kertas yang memiliki ukuran sesuai dengan porsi makanan yaitu kertas LWK.

Untuk makanan berkuah banyak, wadah tambahan mungkin tetap diperlukan agar kemasan tidak mengalami kebocoran.

2. Kertas Bungkus untuk Gorengan

Gorengan seperti cireng, bakwan, dan lain sebagainya membutuhkan kertas dengan ketahanan minyak yang tepat dan ukurannya lebih kecil yakni LMG.

Namun, ketahanan minyak tidak sama dengan kemampuan menyerap minyak. Kedua karakteristik tersebut perlu dibedakan saat memilih produk.

3. Kertas Bungkus untuk Burger dan Snack

Burger, sandwich, dan makanan ringan membutuhkan pembungkus yang mudah mengikuti bentuk makanan.

Selain karakteristik bahan, ukuran dan kemudahan membuka kemasan juga menjadi pertimbangan.

Pembungkus yang sesuai dapat membantu pelanggan memegang makanan dengan lebih nyaman.

Cara Kertas Bungkus Sesuai Ukuran Kebutuhan

Jenis Kertas Bungkus Khusus Makanan

Kertas bungkus memiliki beberapa kategori berdasarkan warna dan ukurannya.

Kertas pembungkus makanan umumnya punya dua warna yakni coklat dan putih. Kertas bungkus khusus makanan warna coklat namanya Laminated Wrapping Kraft (LWK). Sementara kertas nasi warna putih bernama Laminated Machine Glazzed (LMG).

kertas bungkus coklat merek cap gajah

Baik LWK dan LMG punya ukuran kertas bungkus yang tepat untuk makanan yang berbeda-beda. Misalnya Cap Gajah, merk kertas bungkus makanan produksi PT Suparma Tbk menghadirkan LWK yang berukuran antara 28cm x 38 cm.

kertas bungkus putih kemasan hujau muda merek cap gajah

kertas bungkus putih kemasan coklat cap gahag

Sementara LMG Cap Gajah ukurannya lebih kecil daripada LWK Cap Gajah yaitu  25cm x 27 cm

Cara Membungkus Produk Menggunakan Kertas Bungkus

Cara membungkus produk menggunakan kertas bungkus perlu disesuaikan dengan bentuk, ukuran, dan karakteristik makanan agar kemasan terlihat rapi, praktis, serta nyaman digunakan pelanggan. Berikut beberapa model lipatan kertas bungkus khusus makanan yang dapat diterapkan untuk berbagai jenis makanan.

1. Lipatan Amplop (Envelope Fold) untuk Nasi dan Makanan Berat

Teknik lipatan amplop cocok digunakan untuk membungkus nasi campur, nasi dengan lauk-pauk, dan makanan berat lainnya. Caranya, bentangkan kertas bungkus dengan posisi menyerupai belah ketupat, kemudian letakkan makanan di bagian tengah. Lipat sisi bawah ke atas, lanjutkan dengan melipat sisi kanan dan kiri ke tengah, lalu tutup menggunakan sisi atas. Teknik ini membantu menjaga makanan tetap berada dalam bungkusan dan menghasilkan kemasan yang rapi. Untuk makanan berkuah, gunakan wadah tambahan yang sesuai.

2. Lipatan Kantong (Pocket Fold) untuk Burger

Model lipatan kantong cocok untuk burger karena membantu pelanggan memegang makanan tanpa harus membuka seluruh pembungkus. Letakkan burger di tengah kertas, kemudian lipat bagian bawah ke atas sebagai penahan. Selanjutnya, lipat sisi kanan dan kiri mengikuti bentuk burger, sementara bagian atas dapat dibiarkan sedikit terbuka. Teknik ini praktis untuk burger yang langsung dikonsumsi maupun disajikan sebagai makanan takeaway dengan kemasan luar tambahan.

3. Lipatan Gulung (Wrap Fold) untuk Hotdog, Kebab, dan Sandwich

Untuk makanan berbentuk panjang seperti hotdog, kebab, dan sandwich, teknik lipatan gulung menjadi pilihan praktis. Letakkan makanan secara horizontal atau diagonal di atas kertas, kemudian lipat salah satu ujung sebagai penahan. Setelah itu, gulung kertas mengikuti bentuk makanan hingga terbungkus dengan rapi. Model ini membantu menjaga posisi isian dan memudahkan pelanggan menikmati makanan secara bertahap.

4. Lipatan Kerucut (Cone Fold) untuk Gorengan dan Snack

Lipatan kerucut cocok digunakan untuk kentang goreng, gorengan kecil, dan berbagai makanan ringan. Caranya, ambil selembar kertas berbentuk persegi, kemudian gulung dari salah satu sudut hingga membentuk kerucut. Lipat bagian ujung bawah agar lebih tertutup sebelum memasukkan makanan. Model ini memberikan tampilan penyajian yang praktis dan memudahkan pelanggan mengambil makanan secara langsung.

5. Lipatan Paket (Parcel Fold) untuk Roti Lapis dan Pastry

Teknik lipatan paket dapat digunakan untuk membungkus roti lapis, pastry, dan makanan berbentuk persegi panjang. Letakkan makanan di tengah kertas, lipat kedua sisi panjang ke arah tengah hingga saling bertemu atau sedikit bertumpuk, kemudian lipat kedua ujungnya ke bagian bawah. Hasilnya berupa kemasan berbentuk paket yang lebih ringkas, sehingga mudah disusun atau dimasukkan ke dalam tas makanan.

Setiap teknik lipatan sebaiknya menggunakan kertas bungkus makanan dengan ukuran dan spesifikasi yang sesuai, terutama untuk makanan panas, berminyak, atau mengandung saus. Dengan memilih model lipatan yang tepat, pelaku usaha kuliner dapat meningkatkan kerapian kemasan, mengurangi penggunaan kertas berlebihan, dan memberikan pengalaman makan yang lebih nyaman bagi pelanggan.

Lantas, manakah kertas bungkus makanan yang akan Anda pakai? Baik LWK maupun LMG Cap Gajah sudah tersedia di toko online resmi Cap Gajah dengan klik tombol bawah ini.

*tombol mp*

FAQ: